Saat di Ma’had Al-Qur’an dulu-di Bandung-aku mulai mengetahui keutamaan-keutamaan tilawah Al-Qur’an dan membuatku termotivasi untuk memperbaiki interaksiku dengan Al-Qur’an.

Di antara keutamaannya adalah:

1. Mendapat syafa’at di hari kiamat.

Dari Abi Amamah ra, ia berkata:“Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda:’Bacalah oleh kamu sekalian Al-Qur’an,karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai penolong bagi para pembacanya.’”(Hadits Riwayat Muslim)

2. Mendapat derajat yang tinggi.

Dari ‘Aisyah ra, ia berkata:“Telah bersabda Rasulullah saw:’Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir, akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat, dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan merasa berat,maka dia mendapat dua pahala.’”(HR. Bukhari)

3. Merupkan ciri keimanan seseorang.

Dari Abu Musa Al-Asy’ari ra, ia berkata:“Telah berkata Rasulullah saw: ‘Perumpamaan orang mu’min yang membaca Al-Qur’an,bagaikan buah utrujah,harum baunya dan lezat rasanya.Dan perumpamaan orang mu’min yang tidak membaca Al-Qur’an,bagaikan buah kurma,tidak harum dan rasanya manis.Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an,bagaikan bunga, harum baunya dan pahit rasanya.Dan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an bagaikan buah hanzholah,tidak harum dan rasanya pahit.’”(HR. Bukhari dan Muslim)

4. Allah akan mengangkat derajatnya.

Dari ‘Umar bin Khathab ra, ia berkata:“Telah bersabda Rasulullah saw: ‘Sesungguhnya Allah Ta’ala dengan kitab ini, mengangkat beberapa kaum dan merendahkan kaum lainnya.’”(HR. Muslim)

5. Mendapatkan kebaikan.

Dari Ibnu Mas’ud ra, ia berkata:“Telah bersabda Rasulullah saw:’Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah,maka baginya satu kebaikan,dan setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan.Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.’”(HR. Tirmidzi)

6. Mendapatkan kedudukan yang tinggi pada hari kiamat.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar dan Ibnu ‘Ash ra,dari Nabi saw:“Dikatakan kepada pembawa Al-Qur’an:’Bacalah dan naikla, bacalah sebagaimana kamu membaca di dunia,maka sesungguhnya (tingginya) kedudukan (dicapai) pada akhir ayat yang kamu baca.’”(HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan An-Nasa-i)

7. Terhindar dari kehancuran.

Dari Ibnu ‘Abas ra,ia berkata:“Rasulullah saw,bersabda:’Sesungguhnya orang yang tidak ada sedikitpun dari Al-Qur’an pada rongga mulutnya bagaikan rumah yang rapuh.’”(HR.Tirmidzi)

😀

Advertisements